Banner_Header

Kisah Haru Hafidz Remaja Yang Dipenjara, Tilawah Merdunya Membawa Keluar Dari Penjara,


BuletinIslami.Com, Kelantan, Malaysia - Kisah mengharukan ini sudah terjadi tahun 2014 lalu. Namun tidak ada salahnya kita kembali mengambil ibrah kejadian-kejadian dan peristiwa-peristiwa yang mampu membersihkan hati, membasuh mata dengan air mata kebajikan, dan meluruskan niat kita dalam bertauhid.

Namanya adalah Nafis Yaakub, seorang pemuda hafiz Al-Quran berusia 16 tahun dari Kamboja yang dua tahun terakhir menjadi buah bibir dan perbincangan di seluruh dunia setelah tilawah merdunya dari balik jeruji penjara ditonton jutaan orang di Youtube.

Nafis Yaakub - Hafidz Yang Dipenjara

Awal mula kejadian ini adalah menjelang bulan Ramadhan tahun 2014 lalu, ketika Nafis Yaakub selesai mengajar Al-Quran di daerah Kelantan, Malaysia, tiba-tiba aparat Kepolisian setempat menangkap dirinya akibat tidak dapat menunjukkan Identity Card (KTP) dan Paspor yang sudah mati. Diapun divonis harus mendekam di balik jeruji besi selama enam bulan.

Seperti diceritakan Nafis Yaakub kepada TH Filem di Youtube (27/03/2015), pada suatu malam Nafis sedang duduk menunggu makanan diantar oleh petugas penjara. Berhubung udara sangat panas, diapun membuka baju dan menjadikannya sebagai alas kepala untuk tidur. Saat itulah dia membaca surat Al-Qolam sekedar untuk muroja'ah (mengulang) hafalan yang sudah menjadi amalan rutinnya.

Temannya satu sel bersama penghuni penjara yang lain memintanya agar membaca lebih keras karena ingin ikut mendengarkan. Saat itulah para petugas penjara yang mengantarkan nasi tiba di sel kediaman Nafis dan akhirnya ikut menyimak.

Nah, salah seorang petugas sipir penjara yang mengawal saat itu ternyata merekam lewat kamera ponsel tanpa diketahui oleh Nafis, lalu mengunggah videonya ke Youtube.

Kini Ustadz Nafis Yaakub yang bernama asli Muhammad Jamaluddin, telah keluar dari penjara setelah masa tahanannya dipotong menjadi empat bulan saja. Banyak masjid di Malaysia memintanya untuk menjadi Imam dan mengajarkan Al-Quran. Namun Nafis memilih untuk kembali ke kampung halaman karena ingin menjaga kedua orang tuanya yang sedang sakit.

Masya Allah, siapa yang menjaga Al-Quran maka Allah akan menjaganya sepanjang masa.

Masih penasaran dengan tilawah Al-Quran Nafis Yaakub? lihat berikut videonya.


[VA/BuletinIslami]

loading...
error: Content is protected !!