Banner_Header

Puisi Untuk Akhwat Dari Seorang Ikhwan: Oh Akhwat, Dengarkan Keresahan Hati Kami


Oh Akhwat...

Sesungguhnya seorang laki-laki walaupun ia mampu membayar mahar yang tinggi yang ditetapkan keluarga perempuan, hal itu tetap menyiratkan rasa tidak enak di hatinya. Oleh karena itu, para akhwat bantulah calon suami kamu dengan meminta kepada orang tua kamu untuk meringankan mahar karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةً أَيْسَرُهُنَّ مَئُونَةً

“Wanita yang paling banyak barokahnya adalah yang paling ringan maharnya”. (HR. Ahmad dan An-Nasa-i)
Puisi Akhawat
Oh, Akhwat...

Oh Akhwat,
Jangan jadikan saya bertambah melarat.
Karena Maharmu yang tidak lagi Hemat.

Oh Akhwat,
Saya bukanlah seorang Konglomerat.
Yang mampu membeli puluhan Pesawat.

Oh Akhwat,
Jangan beratkan saya dengan Maharmu yang tak bersahabat.
Tapi mudahkan saya agar bisa lebih Cepat.

Oh Akhwat,
Banyak Jomblo yang Kumat.
Karena memikirkan Mahar yang Berlipat.
Jika kalian Memurahkannya, mungkin dia lekas sehat.

Oh Akhwat,
Tidak salahnya jika Maharmu semakin murah dan Hemat.
Asal tidak untuk Harga diri dan juga Martabat.

Semoga dengan ini Para Akhwat semakin Bersahabat.
Agar kami tidak Pusing memimirkan Mahar yang Berkarat-karat.

Ini Demo, bukan sebuah Curhat. :v
Supaya Kalian menurunkan Harga Mahar yang kian Meningkat.
Dan agar kami bertambah semangat.

Tamat...

Oleh: Al-Akh Havid Al-Ustmain

loading...
error: Content is protected !!