Banner_Header

Beginilah Perbedaan Aparat Densus 88 Indonesia dan Tentara Turki Ketika Memasuki Masjid

BuletinIslami.Com, KLATEN - Masjid sejatinya adalah tempat untuk beribadah bagi umat muslim untuk melakukan sholat ataupun ibadah lainnya. Masjid berasal dari akar kata “sajada yasjudu sujudan” yang bermakna patuh, tunduk, hormat serta taat. Dalam artian, Masjid berarti tempat untuk melakukan sholat, bersujud dengan penuh kepatuhan dan ketaatan.

Meskipun fungsi utamanya sebagai tempat menegakkan shalat, namun faktanya Masjid tak sekedar hanya tempat untuk melaksanakan shalat saja. Di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, selain dipergunakan untuk shalat, berdzikir dan beri’tikaf, Masjid juga biasa dipergunakan untuk kepentingan sosial. Misalnya, sebagai tempat menuntut ilmu dan lain sebagainya.

Perbedaan Tentara Turki vs Densus 88 Saat Memasuki Masjid
Tentara Turki vs Densus 88 Saat Memasuki Masjid
Sebagai Baitullah, sudah semestinya masjid harus dijaga kebersihannya. Tak boleh sembarangan masuk ke dalam masjid dengan membawa najis, seperti tanpa melepas alas kaki.

Masuk Masjid Aparat Densus 88 Tidak Buka Sepatu

Namun, nampaknya tak semua orang paham akan hal ini, bahkan di Indonesia sendiri yang notabene adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Hal tak sepatutnya ini diperlihatkan oleh Densus 88 ketika melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris Sugiyanto di Kampung Losari RT 5/RW 3, Semanggi.

Foto Aparat Densus 88 Tidak Melepas Sepatu di Dalam Masjid
Masuk Masjid, Aparat Densus 88 Tidak Melepas Sepatu
Selain mendatangi rumah Sugiyanto, Densus 88 juga menggeledah kandang kambing milik Sugiyanto dan mushala At-Taubah yang berada tidak jauh dari rumah Sugiyanto.

Sayangnya, menurut penuturan sejumlah warga, tim berlogo burung hantu itu tidak melepas sepatunya ketika memasuki masjid.

“Tadi Densus 88 masuk ke Masjid Basyir dan sepatunya tidak dilepas. Didepan masjid mereka juga bicara kotor dan misuh-misuh,” kata salah satu warga yang tidak mau disebut identitasnya tersebut.

Penggeledahan itu dikawal ketat aparat bersenjata lengkap, dan mendapat perhatian dari warga sekitar. Polisi pun menutup akses jalan ke lokasi tersebut, dan tidak mengizinkan warga untuk mendekat.

Masuk Masjid Tentara Turki Bungkus Kaki dan Cium Al-Qur'an


Berbeda dengan Densus 88, tentara Turki justru paham dengan adab /tata krama saat berada di dalam masjid. Bahkan ketika melakukan penggeledahan terduga teroris di dalam masjid. Seperti terlihat dalam foto, tentara Turki justru melepas sepatu lalu membungkus kakinya dengan menggunkan kantong plastik.

Tentara Turki Masuk Masjid Melepas Sepatu (Bahkan Memakai Alas Plastik)
Tentara Turki Melepas Sepatu (Bahkan Memakai Alas Plastik)

Tidak hanya itu, bahkan tentara kebanggaan Turki tersebut tampak mencium Al-Quran dengan penuh rasa hormat.

Itulah perbedaan nyata antara tentara Turki dan aparat Densus 88 ketika memasuki Masjid tempat suci untuk beribadah umat Islam. Silakan Anda nilai sendiri mana yang lebih terhormat dan seharusnya dilakukan.

Sumber: SuratKabar.Co - http://www.suratkabar.co/5991/news/perbedaan-antara-tentara-turki-dan-indonesia-saat-masuk-masjid-lihat-dan-sebarkan

[VA/BuletinIslami]
loading...
error: Content is protected !!