Banner_Header

Belum Genap Seminggu Masuk Islam, Banyak Yang Ngajak Ta'aruf Melissa Oentoro


BuletinIslami.Com, BANDUNG - Menjadi muallaf bagi seorang Melissa Oentoro merupakan perjuangan hidup. Saat masuk Islam, hubungan dengan keluarganya sangat buruk.

Berdasarkan pengakuan perempuan yang sudah berganti nama Fitria Zuhdah ini kepada suaranasional melalui email , kedua orang tuanya tidak menghendaki masuk Islam.

Walaupun orang tua bahkan keluarganya tidak suka Melissa masuk Islam, ia tetap mendoakan kedua orang tua bahkan keluarganya bisa memeluk agama yang diajarkan Rasulullah. “Saya berdoa semoga mendapat hidayah dari Allah dan di surga nantinya,” ungkap Melissa.

Melissa Oentoro - Muallaf Tionghoa

Melissa termasuk dari keluarga kalangan berada sehingga masuk kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPGH).

Namun kemandiriannya menjadikan Melissa mampu mempengaruhi hidup setelah dijauhkan keluarganya karena masuk Islam.

Sebelum masuk Islam, Melissa sudah berwiraswasta dengan bisnis boneka sehingga mendapatkan uang secara mandiri.

Bisnis yang dijalankan itu berjalan hingga sekarang sehingga kebutuhan hidupnya bisa terpenuhi.
Melissa pun menceritakan, saat ini sedang mendalami Islam di Pesantren Daarut Tauhid bersama Mualaf Center Daarut Tauhiid milik KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Demi mendapatkan ilmu agama, ia rela meninggalkan kuliah di UPH. “Saya putuskan tidak melanjutkan kuliah di UPH karena saya ingin mendalami Islam dan menjalankan ibadah Umroh bulan depan,” ungkapnya.

Kisah Melissa Oentoro (Futrya Zuhdah) Masuk Islam


Melissa mengatakan mendapatkan hidayah Allah justru ketika berupaya untuk mencari kelemahan agama Islam.

Sebagai aktivis gereja, Melissa berupaya untuk mengajak orang lain untuk masuk Katolik dengan mencari kelemahan Islam. “Saya mencari tahu soal kesalahan-kesalahn Islam tapi yang saya temukan hanyalah keindahannya,” ungkapnya.

Selain itu, ada yang berkesan bagi Melissa yaitu suara azan. Ia sangat terkesan dengan suara panggilan shalat itu sehingga setiap hari sekitar jam 02.59 bangun dan memikirkan suara itu.
“Dikepala saya terngiang azan, setelah itu saya memutuskan belajar lebih dalam tentang Islam dan masuk ke agama Islam,” ujar Melissa.

Akhirnya Melissa mengucapkan kalimat Syahadat dengan dibimbing oleh Ustadz Arifin Ilham dan dihadapan ribuan Majelis Dzikir di masjid Az Zikra Sentul Bogor, Ahad (6/3/2016).

Diajak Nikah


Setelah masuk Islam, Melissa mengungkapkan di akun Facebook-nya banyak yang mengirim pesan melalui inbox untuk diajak nikah.

“Saya baru masuk Islam 5 hari masuk inbox banyak sekali yang mengajak Ta’aruf. Maaf, saya baru hari ini paham arti kata ta’aruf,” tulis Melissa.

Melissa mengatakan bukan kalangan orang kaya, tidak cantik, keturunan orang biasa, baru masuk Islam.

“Sementara banyak saudari kita yang lebih kaya, lebih cantik, lebih baik keturunannya (Islam dari lahir) dan tentu lebih berilmu, lebih taat dari saya,” ungkap Melissa.

Melissa mengucapkan kepada saudara-sauadara laki-laki yang mengajak ta’aruf dan meminta doa agar dimudahkan untuk belajar Islam sesuai dengan sunnah serta menjadi Muslimah yang Qonaah.

Demikian kisah Muallaf keturunan Tionghoa ini semoga menginspirasi pembaca portal BuletinIslami.

Sumber: SuaraNasional - suaranasional.com/2016/03/11/perjuangan-melissa-oentoro-setelah-masuk-islam/

[ES/BuletinIslami]

loading...
error: Content is protected !!