Banner_Header

Benarkah Maulid Nabi Itu Bid'ah dan Haram? Simak Penjelasan Lengkap Dr. Zakir Naik Berikut Ini !


BuletinIslami.Com, Hukum Merayakan Maulid Nabi - Ketika Dr. Zakir Naik mengadakan ceramah agama di Zambia, ada seorang laki-laki yang mengajukan pertanyaan tentang keharaman merayakan Maulid Nabi. Apakah benar Maulid Nabi itu Haram (dilarang) karena merupakan hal baru dalam agama.

Berikut ini pertanyaan dan jawaban selengkapnya.

Penanya tersebut mengatakan,

Di Zambia dan Senegal, kami melakukan apa yang disebut dengan 'Gamo' (Maulid Nabi). Beberapa mengatakan hal tersebut adalah haram karena Nabi tidak pernah melakukannya, dan segala hal yang tidak dilakukan oleh Nabi namun dilakukan oleh kita, maka itu adalah Bid'ah, dengan dalil surat Al-Maidah (3) ayat 5 "Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agama-mu..."

Jadi pertanyaan saya adalah, Apakah Gamo (Maulid) itu haram atau tidak?

Menjawab pertanyaan tersebut, berikut ini penjelasan Dr. Zakir Naik mengenai Maulid Nabi.

Merayakan Maulid Nabi Bid'ah dan Haram
Dr. Zakir Naik - Maulid Nabi

Dr. Zakir Naik memulai jawabannya dengan mengatakan "Apa-apa yang tidak dilakukan oleh Nabi adalah Haram, itu tidak benar".

"Nabi tidak pakai Jas, namun aku (Dr. Zakir Naik) memakainya, apakah haram?", tanya beliau menegaskan.

Penjelasan Hakekat Bid'ah Menurut Dr. Zakir Naik


Dr. Zakir Naik kemudian melanjutkan penjelasannya,

"Jika Nabi melarang, dan Allah melarang, tetapi kau lakukan, maka itulah perbuatan terlarang (haram)."

"Yang kedua, Jika kau melakukan sesuatu dalam (hal) agama yang tidak ada perintahnya dari Allah dan Rasul-Nya, tidak juga dapat dibuktikan dari Quran dan Hadits Shahih, jika kau lakukan hal tersebut maka itulah yang disebut dengan Bid'ah.", terang beliau.

"Bid'ah artinya sesuatu yang baru (dalam hal Ibadah), seperti contoh yang kau sebutkan tadi (pen: maulid), atau (contoh lain) misal seseorang ingin bershalawat diantara adzan dan iqamah, Nabi tidak pernah melakukannya. Jadi dalam perkara Ibadah, jika kau ingin melakukan sesuatu yang tidak ada perintahnya dari Al-Quran dan Hadits Shahih, itulah yang disebut dengan Bid'ah."

Kemudian Dr. Zakir Naik mejelaskan sedikit tentang Sumber Hukum dalam Islam (Al-Quran dan Sunnah) serta contoh tiga generasi terbaik dalam islam, yang disebut dengan "Salafus Shalih", mereka itu yakni Shahabat, Tabi'in dan Tabi'ut Tabi'in.

Dr. Zakir Naik melanjutkan...

Untuk memahami Islam, harus dibuktikan dengan Al-Quran dan Hadits Shahih, dan untuk memahami Alquran dan Hadis Shahih maka harus merujuk pada manusia terbaik yang memahami Al-Quran, yaitu Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-, setelahnya ada para sahabat Nabi, kemudian Tabi'in, kemudian Tabi'ut tabi'in.

Dr. Zakir Naik menjelaskan, Maulid Nabi tidak ada perintahnya dalam Alquran, tidak diamalkan oleh Nabi, tidak pula diamalkan oleh Para Sahabat, tidak pula Tabi'in serta Tabi'ut tabi'in.

Abu bakar tidak pernah merayakan Maulid, tidak pula Umar. Lalu apakah kau merasa lebih baik dari mereka?

Kecuali Nashrani, mereka merayakan hari lahir Isa 'alaihissalam, itupun tidak pernah terbukti bahwa Isa terlahir tanggal 25 Desember. Tidak ada referensi yang menyebutkan Nabi merayakan hari lahirnya, tidak ada Sahabat yang merayakan hari lahir. Khulafaur Rasyidin, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali radhiyallahu 'anhum, tidak ada satupun dari mereka yang merayakan hari lahir Nabi (Maulid).

Maka jika kau beralasan, "Oh kami merayakan maulid karena kecintaan kami kepada Nabi", maka pertanyaannya bisakah kau mencintai Nabi melebihi cintanya Para Sahabat kepada Nabi? Tidak.

Kemudian Dr. Zakir Naik sedikit menjelaskan kedudukan dan keistimewaan Abu Bakar dan Umar bin Khattab disisi Nabi, bahwa tidak akan ada yang mampu menyamai kedudukan mereka walau dibandingkan dengan seluruh ummat Islam.

"Abu bakar tidak pernah merayakan, tidak pula Umar. Lalu apakah kau merasa lebih baik dari mereka? Tunjukkan aku satu Hadits saja yang bisa membuktikan bahwa mereka ikut merayakan, maka aku akan mengikutimu.", tegas Dr. Zakir Naik.

"Qul hatu burhanakum in kuntum shadiqin", Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar.

Kau boleh saja berbuat hal baru, tidak ada masalah... mau bikin pesawat? tidak masalah..
Akan tetapi dalam hal agama, dalam hal ibadah... jika kau berbuat hal baru, kata Nabi "...maka hendaknya kau mengambil tempat dudukmu di neraka."


Video Maulid Nabi Itu Bid'ah Terlarang - Dr. Zakir Naik




Sumber: Facebook al-Akh Adiey

[ES/BuletinIslami]

loading...
error: Content is protected !!