Banner_Header

Upload Foto Selfie Saat Shalat dan Sedekah ke Media Sosial, Apakah Pantas?


BuletinIslami.Com - Tak dipungkiri lagi, aktifitas selfie merupakan salah satu kegiatan yang sulit dihilangkan oleh masyarakat modern zaman sekarang. Dengan kata lain, selfie sudah menjadi tren yang menjangkiti umat Islam. Bahkan, siapapun asal memiliki smartphone atau kamera bisa melakukan selfie di manapun ia berada. Misal, dimobil, di tempat wisata, di toilet, bahkan di tempat ibadah seperti saat sedang tarawih.

Kita bisa lihat di social media seperti Facebook, Instagram, Path, Twitter, dan lainnya, akhir-akhir ini banyak foto selfie bertebaran ketika sedang melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan, seperti saat berbuka, makan sahur, hingga ketika salat tarawih dengan berbagai latar belakang dan caption. Di bulan puasa seperti saat ini, timbul pertanyaan "Apakah hukum foto selfie saat beribadah tarawih?"

Hukum Foto Selfie Saat Beribadah (Shalat Tarawih)

WASPADA! Selfie Saat Shalat Tarawih Bisa Lunturkan Pahala di Bulan Puasa
Ilustrasi: Tren Foto Selfie Saat Ibadah Shalat Tarawih

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami kutipkan jawaban dari pertanyaan serupa yang dinukil dari halaman Konsultasi Syariah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang keras seseorang ujub terhadap dirinya. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya sebagai dosa besar yang membinasakan pelakunya.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ : شُحٌّ مُطَاعٌ ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ

Tiga dosa pembinasa: sifat pelit yang ditaati, hawa nafsu yang dituruti, dan ujub seseorang terhadap dirinya. (HR. Thabrani dalam al-Ausath 5452 dan dishaihkan al-Albani).

Di saat yang sama, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memotivasi kita untuk menjadi hamba yang berusaha merahasiakan diri kebalikan dari menonjolkan diri. Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعَبْدَ التَّقِىَّ الْغَنِىَّ الْخَفِىَّ

Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertaqwa, yang berkecukupan, dan yang tidak menonjolkan diri. (HR. Muslim 7621).

Selfie, jeprat-jepret diri sendiri, sangat tidak sejalan dengan prinsip di atas. Terlebih umumnya orang yang melakukan selfie, tidak lepas dari perasaan ujub. Meskipun tidak semua orang yang selfie itu ujub, namun terkadang perasaan lebih sulit dikendalikan.

Karena itu, sebagai mukmin yang menyadari bahaya ujub, tidak selayaknya perilaku yang bisa menjerumuskan kepada ujub semacam ini dilakukan.

Maka dari itu, yuk kita jaga amal ibadah kita dengan tidak latah mengikuti tren berselfie saat di sela-sela tarawih dan mengunggahnya ke social media. Waspada, bisa saja pahalamu selama bulan puasa berkurang, lho.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, semoga pahala puasa kita sempurna. :)

[DB/BuletinIslami.Com]

Sumber: KonsultasiSyariah

loading...
error: Content is protected !!