Banner_Header

Inilah Sebab dan Kiat Mengobati Futur, Penyakit Malas dalam Beribadah dan Menuntut Ilmu Agama

BuletinIslami.Com - Mengenal Penyakit Futur dan Cara Mengatasinya, Lagi semangat-semangatnya menuntut ilmu tiba-tiba malas dan hilang semangat tanpa alasan yang jelas... Pernahkah sahabat mengalami hal semacam ini? Itulah yang disebut dengan penyakit Futur. Seorang penuntut ilmu tidak boleh futur dalam usahanya untuk memperoleh dan mengamalkan ilmu. Futur yaitu rasa malas, enggan, lamban dan tidak semangat, padahal sebelumnya ia rajin, bersungguh-sungguh dan penuh semangat.

Futur adalah satu penyakit yang sering menyerang sebagian ahli ibadah, para da'i dan penuntut ilmu. Sehingga menjadi lemah dan malas, bahkan terkadang berhenti sama sekali dari melakukan aktivitas kebaikan, misalnya futur dalam menuntut ilmu syar'i, futur dalam aktivitas dakwah, futur dalam beribadah kepada Allah dan lainnya.
Inilah Sebab dan Kiat Mengobati Futur, Penyakit Malas dalam Beribadah dan Menuntut Ilmu Agama
Futur, Penyakit Ganas Yang Mengancam Penuntut Ilmu

Orang yang terkena penyakit futur ini ada 3 golongan:

1. Golongan yang berhenti sama sekali dari aktivitasnya dengan sebab futur, dan golongan ini banyak sekali.
2. Golongan yang terus dalam kemalasan dan patah semangat, namun tidak sampai berhenti sama sekali dari aktivitasnya, dan golongan ini lebih banyak lagi.
3. Golongan yang kembali pada keadaan semula, dan golongan ini sangat sedikit.

Futur sendiri bisa terjadi karena disebabkan oleh bermacam-macam faktor. Apabila seorang muslim selamat dari sebagiannya, maka sedikit sekali kemungkinan selamat dari yang lainnya. Faktor penyebab futur ini sebagiannya ada yang bersifat umum dan ada yang bersifat khusus.


Diantara faktor-faktor penyebab futur:

1. Hilangnya keikhlasan
2. Lemah dalam menuntut ilmu syar'i
3. Ketergantungan hati kepada dunia dan melupakan akhirat
4. Fitnah (cobaan) berupa istri, anak dan harta
5. Hidup di tengah masyarakat yang rusak akhlak dan akidahnya
6. Berteman dengan orang-orang yang memiliki keinginan yang lemah dan mengutamakan cita-cita duniawi
7. Melakukan dosa dan maksiat serta memakan barang-barang yang haram
8. Tidak mempunyai tujuan yang jelas (baik dalam menuntut ilmu maupun berdakwah)
9. Lemahnya iman
10. Menyendiri (tidak mau bergaul dengan komunitas yang baik)
11. Lemahnya pendidikan

Futur adalah penyakit yang sangat ganas, namun tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan Dia pun menurunkan obatnya. Akan mengetahui obatnya bagi orang-orang yang mau mengetahuinya, dan tidak akan mengetahui orang-orang yang enggan mengetahuinya.

Diantara obat dan kiat mengatasi penyakit futur adalah:

1. Mengikhlaskan niat dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
“Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid” (QS. An Nisa: 69)
2. Memperbaharui keimanan. Yaitu dengan mentauhidkan Allah dan memohon kepada-Nya agar ditambah keimanan, serta memperbanyak ibadah, menjaga shalat wajib yang lima waktu dengan berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki), mengerjakan shalat-shalat sunnah rawatib, melakukan shalat tahajjud dan witir. Begitu juga dengan bersedekah, silaturahmi, berbakti kepada kedua orang tua, dan lain-lain dari amal-amal ketaatan.

3. Merasa selalu diawasi Allah ta'ala dan banyak berdzikir kepada-Nya.
4. Mensucikan hati (dari kotoran hati seperti syirik, bid'ah dan kemaksiatan).
5. Menuntut ilmu, tekun menghadiri pelajaran, majelis taklim, muhadharah ilmiyyah dan dauroh-dauoroh syar'iyyah.
6. Mengatur waktu dan mengintrospeksi diri.
7. Mencari teman yang baik (shalih).
8. Memperbanyak mengingat kematian dan takut terhadap su'ul khatimah (akhir kehidupan yang jelek).
9. Berdoa dan memohon pertolongan Allah.
10. Sabar dan belajar untuk sabar.
“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini” (QS. Al Kahfi: 28)
Adapun ketika jiwa menginginkan ‘rasa bebas’ sebentar dari menuntut ilmu, maka jangan biarkan. Karena jiwa itu mengajak kepada keburukan. Dan setan itu senantiasa menghasung orang untuk malas beribadah dan tidak mau ta’lim (menuntut ilmu).

Itulah sekelumit penjelasan tentang penyebab futur yang sering melanda para penuntut ilmu (utamanya ilmu syar'i/agama) maupun bagi yang sedang giat mengamalkan ibadah. Semoga kiat mengobati penyakit futur yang kami uraikan di atas dapat menambah pengetahuan untuk mengatasi futur dalam beribadah dan menuntut ilmu.
obat dan kiat mengatasi penyakit futur
Jangan Futur!

Referensi:
1. Menuntut Ilmu, Jalan Menuju Sorga karya Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Sumber: Abu Ayaz.
2. Kitabul ‘Ilmi, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, hal 97, cetakan Darul Iman. Sumber: Muslim.Or.Id.
loading...
error: Content is protected !!